Bacot-Banget.blogspot.com - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi BRI Super League 2025/2026 semakin membara. Borneo FC Samarinda menunjukkan mentalitas juara mereka saat menjamu tim promosi yang tengah naik daun, PSBS Biak, di Stadion Segiri, Sabtu (11/4) sore. Dalam laga pekan ke-27 tersebut, skuad berjuluk Pesut Etam itu tampil tanpa celah dan sukses menutup pertandingan dengan skor telak 5-1.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa, melainkan pernyataan tegas kepada sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, bahwa perburuan gelar juara masih sangat terbuka lebar.
Babak Pertama: Drama VAR dan Sihir Mariano Peralta
Sejak peluit pertama dibunyikan, anak asuh pelatih Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Dukungan ribuan suporter di Segiri membuat aliran bola dari kaki ke kaki pemain Pesut Etam tampak begitu cair. Namun, disiplinnya lini belakang PSBS Biak sempat membuat tuan rumah frustrasi selama hampir setengah jam laga berjalan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29. Berawal dari skema serangan balik cepat, Mariano Peralta lepas dari jebakan offside dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Dimas Galih. Dengan tenang, pemain asal Argentina itu menceploskan bola ke sudut gawang. Laga sempat terhenti sejenak karena wasit harus meninjau VAR terkait potensi offside, namun Stadion Segiri akhirnya bergemuruh setelah gol tersebut dinyatakan sah. 1-0 untuk Borneo.
Kegembiraan tuan rumah sempat terusik di menit ke-33. Melalui skema bola mati, Hasan Nader berhasil mencuri ruang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini sempat membuat mental pemain PSBS Biak naik.
Namun, kelas seorang Peralta menjadi pembeda. Hanya berselang tiga menit dari gol lawan, Peralta melakukan aksi individu memukau. Melakukan solo run dari sisi sayap, ia melewati dua pemain bertahan lawan sebelum melepaskan sepakan keras yang kembali merobek jala PSBS Biak. Skor 2-1 menutup interval pertama.
Babak Kedua: Dominasi Mutlak Pesut Etam
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Borneo FC justru semakin meningkat. Alih-alih bermain aman, mereka terus mengurung pertahanan tim tamu. PSBS Biak tampak mulai kelelahan meladeni permainan cepat yang diperagakan lini tengah tuan rumah.
Hasilnya terlihat di menit ke-65. Juan Villa menambah keunggulan setelah memanfaatkan umpan tarik matang di dalam kotak penalti. Belum sempat PSBS Biak menata organisasi pertahanan, gawang mereka kembali bobol di menit ke-68. Kali ini giliran Marcos Astina yang memamerkan keahliannya lewat eksekusi tendangan bebas melengkung yang tidak mampu dijangkau kiper lawan. Papan skor berubah menjadi 4-1.
Menjelang laga berakhir, intensitas pertandingan sedikit menurun, namun Borneo FC belum selesai. Pada menit ke-87, sebuah kemelut tercipta di depan gawang PSBS akibat antisipasi yang tidak sempurna dari tendangan keras Peralta. Komang Teguh yang berdiri di posisi tepat berhasil menyambar bola liar untuk menutup pesta gol menjadi 5-1.
Peta Persaingan: Persib Terancam, Persija Tertinggal
Kemenangan fantastis ini membawa dampak besar pada tabel klasemen. Borneo FC kini mengoleksi 60 poin dari 27 pertandingan. Posisi mereka di urutan kedua memang belum berubah, namun tekanan kini sepenuhnya berpindah ke pundak Persib Bandung.
Dengan selisih yang kini hanya satu angka (Persib 61, Borneo 60), setiap terpeleset sedikit saja bisa membuat singgasana puncak berpindah tangan. Di sisi lain, hasil ini juga membuat Borneo FC semakin nyaman di zona championship karena berhasil memperlebar jarak dengan Persija Jakarta di posisi ketiga menjadi selisih delapan poin (52 poin).
Jika performa konsisten dan ketajaman Mariano Peralta terus terjaga, bukan tidak mungkin publik Samarinda akan merayakan gelar juara di akhir musim nanti.
Susunan Pemain Utama:
Borneo FC: Angga Saputro (GK), Fajar Fathurrahman, Silverio, Leo Lelis, Leo Guntara, Kei Hirose, Rivaldo Enero, Juan Villa, Marcos Astina, Mariano Peralta, Stefano Lilipaly.
PSBS Biak: Dimas Galih (GK), Donni Monim, Julian Velazquez, Fabiano Beltrame, Muhammad Tahir, Nelson Alom, Hasan Nader, Matsunaga, Beto Goncalves.

0 Comments
Posting Komentar