Minggu, 12 April 2026

Sinergi Italia-Prancis: Motul Resmi Jadi Pelumas Global Bimota



Bacot-Banget.blogspot.com - Dunia otomotif premium menyambut kolaborasi besar antara Motul, raksasa pelumas asal Prancis, dengan Bimota, produsen motor eksklusif asal Italia. Melalui kemitraan strategis global ini, Motul resmi ditunjuk sebagai pemasok pelumas utama untuk seluruh lini model Bimota sekaligus menjadi produk yang direkomendasikan secara resmi oleh pabrikan.

Sebagai bagian dari kesepakatan, slogan “Bimota merekomendasikan Motul” akan diperkenalkan di seluruh jaringan distribusi dan layanan purna jual Bimota di seluruh dunia.

Poin Utama Kemitraan

Penyedia Pelumas Eksklusif: Seluruh motor baru Bimota akan menggunakan produk Motul sejak keluar dari pabrik.

Dukungan WorldSBK: Motul memberikan dukungan teknis penuh melalui pelumas berperforma tinggi untuk tim balap Bimota di ajang World Superbike.

Transfer Teknologi: Inovasi yang diuji di lintasan balap akan diadaptasi langsung ke produk komersial untuk konsumen harian.


Warisan Kawasaki: Kerja sama ini memperkuat hubungan historis Motul dengan Kawasaki yang telah terjalin sejak 2014.

Membentuk Standar Baru Performa

Carlo Savoca, Chief Marketing Officer Motul Asia Pacific, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bukti kepemimpinan Motul dalam teknologi pelumasan.

"Kemitraan ini menjawab kebutuhan pasar akan solusi yang menawarkan keandalan sekaligus presisi teknik tinggi. Kami menggabungkan desain ikonik Bimota dengan keahlian formulasi kami untuk membentuk standar performa bagi generasi pengendara masa depan," ujar Savoca.

Laboratorium di Lintasan Balap

Di sisi lain, COO Bimota, Pierluigi Marconi, melihat Motul sebagai mitra yang mampu mengimbangi filosofi craftsmanship Italia dan rekayasa Jepang yang diusung Bimota. Menurutnya, ajang WorldSBK akan menjadi "laboratorium berjalan" yang krusial bagi kedua belah pihak.

“Motul adalah mitra yang tepat untuk proyek masa depan kami. Aktivitas di WorldSBK menjadi ajang uji coba sempurna, di mana teknologi yang dikembangkan bersama di lintasan akan langsung diaplikasikan pada proses produksi massal kami,” jelas Marconi.

Kesimpulan

Kemitraan ini bukan sekadar urusan bisnis, melainkan penyatuan visi untuk menghadirkan inovasi, keandalan, dan pengalaman berkendara kelas atas bagi para pecinta motor high-performance di seluruh dunia.

Sabtu, 11 April 2026

JAECOO LAND 2026: Memadukan Inovasi Otomotif dan Gaya Hidup Urban di Jantung Jakarta



Bacot-Banget.blogspot.com - Brand otomotif JAECOO Indonesia kembali menggebrak pasar dengan pendekatan yang segar melalui gelaran JAECOO LAND 2026. Acara yang dirancang khusus untuk merepresentasikan semangat masyarakat urban ini berlangsung pada akhir pekan, 11–12 April 2026, berlokasi di area gaya hidup populer One Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan.

Ajang ini bukan sekadar pameran otomotif konvensional, melainkan sebuah festival gaya hidup (lifestyle festival) yang dibuka secara gratis untuk umum. Dimulai dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB, JAECOO LAND menawarkan harmoni antara kecanggihan teknologi kendaraan masa depan dengan beragam aktivitas hiburan yang sedang tren di kalangan kaum urban Jakarta.

Membangun Koneksi dengan Komunitas Urban

Melalui festival ini, JAECOO berupaya memperkuat posisi brand-nya di tengah persaingan pasar otomotif nasional dengan cara membangun hubungan yang lebih emosional dan relevan dengan konsumen.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk menikmati akhir pekan dengan pengalaman yang berbeda bersama JAECOO. Kami ingin menunjukkan bahwa JAECOO bukan hanya soal mobilitas, tapi juga bagian dari gaya hidup modern,” ujar Jim Ma dalam keterangan resminya.



Hiburan Musik dan Aktivitas Kreatif

Kemeriahan panggung utama JAECOO LAND menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengunjung. Sejumlah musisi kenamaan Tanah Air dijadwalkan tampil untuk menghidupkan suasana akhir pekan, mulai dari grup musik pop RAN, hingga penampilan memukau dari Abraham Kevin dan Grind Boys.

Selain alunan musik, pengunjung dapat mengeksplorasi zona Bazaar Kreatif yang diikuti oleh lebih dari 20 tenant kurasi. Di area ini, masyarakat bisa menemukan ragam kuliner unik, aksesori otomotif eksklusif, koleksi diecast bagi para kolektor, hingga layanan praktis seperti konsultasi ganti ban dari Giti.

Pengalaman Wellness dan Wellness Pet-Friendly

JAECOO memahami betul preferensi warga Jakarta yang gemar menjaga kebugaran dan menyayangi hewan peliharaan. Oleh karena itu, festival ini juga menyuguhkan:

  • Sesi Wellness: Sesi Zumba bersama instruktur profesional untuk membakar kalori di pagi hari.
  • Talkshow Inspiratif: Sesi diskusi mendalam bersama influencer otomotif dan off-roader kenamaan, Julian Johan.
  • Pet Experience: Area khusus bagi pecinta hewan peliharaan untuk membawa "anabul" mereka bersantai bersama.

Pengalaman Wellness dan Wellness Pet-Friendly

JAECOO memahami betul preferensi warga Jakarta yang gemar menjaga kebugaran dan menyayangi hewan peliharaan. Oleh karena itu, festival ini juga menyuguhkan:

Sesi Wellness: Sesi Zumba bersama instruktur profesional untuk membakar kalori di pagi hari.

Talkshow Inspiratif: Sesi diskusi mendalam bersama influencer otomotif dan off-roader kenamaan, Julian Johan.

Pet Experience: Area khusus bagi pecinta hewan peliharaan untuk membawa "anabul" mereka bersantai bersama.

Eksibisi Kendaraan dan Kesempatan Test Drive

Tentu saja, inti dari acara ini adalah deretan kendaraan unggulan JAECOO. Pengunjung dapat melihat secara dekat lini produk masa depan, termasuk JAECOO J5 EV yang bertenaga listrik murni, serta varian berteknologi tinggi lainnya seperti J7 SHS-P dan J8 SHS-P ARDIS.

Bagi mereka yang penasaran dengan performa aslinya, tersedia area test drive. Di sini, pengunjung dapat merasakan langsung sensasi berkendara, kehalusan teknologi mesin, serta kecanggihan fitur keselamatan yang menjadi standar global JAECOO.

Tren Penjualan yang Mengesankan

Di balik kemeriahan festival, JAECOO Indonesia juga membawa kabar gembira mengenai performa bisnis mereka. Model JAECOO J5 EV tercatat menjadi primadona baru di segmen mobil listrik Indonesia. Mengutip data dari GAIKINDO, grafik penjualan ritel J5 EV menunjukkan tren pertumbuhan yang solid sepanjang kuartal pertama tahun 2026:

  • Januari: 1.942 unit.
  • Februari: 2.926 unit.
  • Maret: 2.775 unit.

Melihat antusiasme yang luar biasa ini, JAECOO optimistis dapat melakukan penetrasi pasar lebih dalam. Perusahaan menetapkan target ambisius untuk mendistribusikan hingga 13.000 unit J5 EV kepada pelanggan hingga akhir April 2026.

“Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap J5 EV terus menunjukkan tren yang sangat positif. Ini menjadi pendorong utama bagi pertumbuhan bisnis kami dan memacu kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi konsumen di Indonesia,” pungkas Jim Ma.


Sinergi Logistik Masa Depan: Isuzu dan MODA Pamerkan Isuzu GIGA FVM Unggulan di GIICOMVEC 2026



Bacot-Banget.blogspot.com - Ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026 menjadi saksi bisu penguatan kolaborasi strategis antara PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) dengan PT Mobilitas Digital Indonesia (MODA). Dalam pameran kendaraan komersial bergengsi tersebut, kedua perusahaan memamerkan unit Isuzu GIGA FVM, sebuah mahakarya transportasi logistik yang lahir dari visi bersama untuk menciptakan ekosistem distribusi yang andal dan terintegrasi di tanah air.

Kehadiran unit hasil kolaborasi ini bukan sekadar pajangan, melainkan representasi nyata dari solusi end-to-end yang dibutuhkan industri logistik modern saat ini.

Wujud Nyata Semangat 'Real Partner'

Rian Erlangga, Business Strategy Division Head PT IAMI, menegaskan bahwa kemitraan dengan MODA adalah manifestasi dari filosofi Isuzu, yakni 'Your Partner Today, Leading the Future Way'. Isuzu tidak hanya memposisikan diri sebagai penyedia unit kendaraan, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendukung operasional bisnis konsumen secara berkelanjutan.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepercayaan MODA yang telah memilih armada Isuzu sebagai tulang punggung operasional logistik mereka. Kepercayaan ini adalah validasi bahwa produk Isuzu memiliki durabilitas yang mampu mendorong efisiensi dan produktivitas di sektor logistik Indonesia,” tutur Rian.



Ekosistem Digital MODA Berbasis Armada Isuzu

Sebagai perusahaan yang berfokus pada mobilitas digital, MODA mengintegrasikan ketangguhan Isuzu GIGA FVM ke dalam berbagai lini layanan mereka, antara lain:

  • MODA Rent: Solusi penyewaan truk yang andal bagi pelaku industri.
  • MODA Logistic: Layanan logistik fleksibel mulai dari sistem on-call hingga manajemen rantai pasok ujung-ke-ujung (end-to-end).
  • MODA Digital: Penggunaan teknologi mutakhir untuk memastikan visibilitas armada secara real-time, sehingga produktivitas operasional tetap terjaga di level optimal.

Bedah Performa: Spesifikasi Tangguh untuk Jarak Jauh

Didesain sebagai medium truck dengan konfigurasi roda 6x2, Isuzu GIGA FVM dirancang khusus untuk menaklukkan rute-rute long haul atau perjalanan jarak jauh dengan muatan besar. Di balik kap mesinnya, tertanam jantung pacu diesel berkapasitas 7.790 cc.

Teknologi Heavy Duty Common Rail yang dipadukan dengan VGS Turbo Intercooler memungkinkan mesin ini menghasilkan performa yang luar biasa:

  • Tenaga Maksimum: 285 PS pada putaran 2.400 rpm.
  • Torsi Maksimum: 90 kg.m pada rentang 1.450–2.400 rpm.

Kombinasi ini memastikan truk memiliki tarikan yang bertenaga namun tetap efisien dalam konsumsi bahan bakar, sebuah aspek krusial bagi keberlangsungan bisnis logistik.


Durabilitas Sasis dan Fleksibilitas Aplikasi

Ketangguhan Isuzu GIGA FVM juga tercermin dari struktur rangkanya. Sasis kendaraan ini menggunakan material berkualitas tinggi dengan ketebalan 8 mm, yang mampu menopang beban berat dengan Gross Vehicle Weight (GVW) mencapai 26.000 kg.

Salah satu nilai jual utama dari GIGA FVM adalah fleksibilitasnya dalam berbagai aplikasi industri. Truk ini dapat dikonversi menjadi berbagai bentuk karoseri sesuai kebutuhan sektor bisnis, seperti:

  • Logistik & Ritel: Wing box, box aluminium, dan box besi.
  • Rantai Dingin: Box freezer untuk distribusi pangan segar.
  • Infrastruktur & Industri: Flat bed, bak besi, tangki, hingga aplikasi hi-blow.

Dengan kapabilitas yang mencakup berbagai sektor mulai dari manufaktur, konstruksi, hingga pertanian dan perikanan, Isuzu GIGA FVM membuktikan dirinya sebagai solusi transportasi yang tak tertandingi di kelasnya. Kehadirannya di GIICOMVEC 2026 mempertegas dominasi Isuzu sebagai pemimpin pasar kendaraan komersial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Emas Siap Melambung! Gencatan Senjata Iran Jadi Sentimen Kunci yang Dinanti Pasar



Bacot-Banget.blogspot.com - Pasar emas dunia kembali terjebak dalam pusaran sentimen geopolitik yang sangat fluktuatif, terutama yang berkaitan dengan eskalasi dan de-eskalasi konflik di Iran. Meskipun kabar mengenai proses perdamaian sempat memicu gairah pasar pada Selasa (7/4/2026), para pelaku pasar logam mulia tampak masih menyimpan skeptisisme mendalam. Pertanyaan besarnya: apakah gencatan senjata ini akan bertahan cukup lama untuk dijadikan landasan investasi jangka menengah yang solid?

Berdasarkan laporan terbaru dari Kitco.com (11/4/2026), harga emas spot membuka pekan di level USD 4.630,61 per ons. Sebagaimana tren yang terjadi belakangan ini, harga segera diuji oleh tekanan jual hingga menyentuh level terendah mingguan di kisaran USD 4.600 per ons.



Kronologi Volatilitas: Efek Pengumuman Gencatan Senjata

Pergerakan harga emas sepanjang pekan ini bak roller coaster, sangat bergantung pada pernyataan diplomatik dari Washington dan Teheran:

Senin Malam (6/4): Harga emas melemah ke posisi USD 4.626 per ons, bergerak dalam rentang konsolidasi sempit seiring penantian pasar terhadap tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Donald Trump bagi kesepakatan AS-Iran.

Selasa Siang: Saat gencatan senjata berdurasi dua minggu resmi diumumkan, pasar merespons dengan reli yang eksplosif. Harga melonjak drastis dari USD 4.662 pada pukul 14.45 menjadi USD 4.835 hanya dalam hitungan jam (pukul 19.45 waktu Timur).

Rabu hingga Akhir Pekan: Setelah gagal menembus level resistensi psikologis, emas kembali terkoreksi ke area USD 4.700. Pasar memasuki pola konsolidasi seiring upaya investor mencerna stabilitas perdamaian yang masih rapuh. Harga kemudian bergerak stabil di rentang USD 4.700 hingga USD 4.800.

Meskipun batas atas USD 4.800 belum tertembus hingga penutupan Jumat, kenaikan batas bawah (higher low) memberikan sinyal teknikal positif bahwa pekan depan bisa menjadi momentum penguatan bagi logam kuning ini.

Analisis Pakar: Titik Terendah Telah Terlewati?

Survei mingguan Kitco News menunjukkan adanya pergeseran sentimen. Pelaku pasar di Wall Street (institusional) maupun Main Street (ritel) mulai kembali melirik emas sebagai instrumen strategis pasca-gencatan senjata.

Adrian Day, Presiden Adrian Day Asset Management, meyakini bahwa pasar telah melihat titik terendah pasca-pengeboman Iran. Ia juga menyoroti aksi jual masif Turki (hampir 120 ton emas) sebagai penyebab anomali penurunan harga sebelumnya.

“Emas kini dalam posisi win-win solution. Jika gencatan senjata permanen tercapai, fokus pasar akan kembali ke faktor moneter. Namun, jika perang pecah lagi, peran emas sebagai safe haven otomatis menguat tajam,” jelas Day.

Di sisi lain, Darin Newsom, analis pasar senior di Barchart.com, memberikan catatan teknikal. Ia melihat potensi koreksi jangka pendek karena kontrak berjangka Juni mendekati puncak momentum. Namun, ia mengingatkan bahwa fundamental tetap kuat karena bank sentral global terus menimbun emas di tengah ketidakstabilan dunia.

Spekulasi di Tengah Kabut Perang

Colin Cieszynski, Kepala Strategi Pasar di SIA Wealth Management, memilih untuk bersikap lebih netral. Menurutnya, menentukan arah harga dalam jangka pendek hampir mustahil karena emas kini terjebak dalam rentang lebar antara USD 4.400 hingga USD 5.200.

“Semua bergantung pada perkembangan di lapangan. Pekan ini membuktikan bahwa pengumuman damai memicu lonjakan, sementara ancaman perang justru sempat menekan harga karena aksi ambil untung atau ketidakpastian likuiditas,” ungkap Cieszynski.

Hasil Survei Sentimen: Wall Street vs Ritel

Hasil survei terbaru menunjukkan optimisme yang mulai mendominasi:

Wall Street (14 Analis):

  • 50% (7 Analis): Memprediksi kenaikan pekan depan.
  • 14% (2 Analis): Memprediksi penurunan.
  • 36% (5 Analis): Memilih posisi netral.

Main Street (51 Investor Ritel):

  • 63% (32 Responden): Optimis harga akan naik seiring meredanya ketegangan.
  • 20% (10 Responden): Memprediksi penurunan.
  • 18% (9 Responden): Memperkirakan pergerakan sideways.

Secara keseluruhan, pasar emas saat ini sedang "menahan napas", menunggu apakah gencatan senjata dua minggu ini akan menjadi jembatan menuju perdamaian abadi atau sekadar jeda sebelum badai berikutnya kembali melanda Timur Tengah.


Ringkasan Indikator Pasar:

  • Resistensi Kunci: USD 4.800 - USD 4.835
  • Support Terdekat: USD 4.700
  • Faktor Penentu: Keberlanjutan gencatan senjata dan kebijakan moneter bank sentral.

Waspada Investor! Sritex dan 17 Emiten Lainnya Segera Delisting dari Bursa Tahun Ini

Evaluasi Bursa 2026: Sritex dan 17 Emiten Lainnya Masuk Daftar Delisting


Bacot-Banget.blogspot.com - Otoritas bursa mengambil langkah tegas dalam menjaga integritas pasar modal Indonesia. Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi mengumumkan rencana penghapusan pencatatan saham (delisting) terhadap 18 perusahaan tercatat. Keputusan besar ini dijadwalkan akan berlaku efektif pada 10 November 2026.


Berdasarkan Keterbukaan Informasi yang dirilis pada Sabtu (11/4/2026), keputusan ini merupakan tindak lanjut dari evaluasi ketat yang dilakukan otoritas bursa. BEI menilai ke-18 emiten tersebut tidak lagi mampu memenuhi kriteria fundamental untuk tetap menyandang status perusahaan terbuka, terutama akibat kinerja operasional yang kian merosot serta masa suspensi perdagangan yang telah melampaui batas kewajaran.

Kriteria Delisting: Dari Pailit Hingga Suspensi Abadi

Sesuai regulasi bursa, sebuah emiten wajib menunjukkan tanda-tanda pemulihan jika sahamnya telah disuspensi selama minimal 24 bulan. Namun, realita di lapangan menunjukkan kondisi yang jauh lebih mengkhawatirkan. Sebagian besar emiten dalam daftar ini tercatat telah dihentikan perdagangannya hingga lebih dari 50 bulan tanpa ada perkembangan positif maupun upaya perbaikan yang konkret.

Langkah delisting paksa (forced delisting) ini terbagi dalam dua kategori besar:

  1. Emiten Status Pailit: Perusahaan yang secara hukum telah dinyatakan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangannya.
  2. Emiten Suspensi Berkepanjangan: Perusahaan yang operasional dan kelangsungan usahanya (going concern) diragukan secara serius dalam jangka waktu yang sangat lama.

Perlindungan Investor: Mandat Buyback Saham

Menyadari dampak signifikan bagi pemegang saham ritel, BEI memberikan instruksi keras kepada manajemen emiten yang terdampak. Sebagai bentuk perlindungan investor publik, seluruh perusahaan tersebut diwajibkan melakukan pembelian kembali (buyback) saham milik masyarakat.

Langkah ini dirancang agar para investor memiliki pintu keluar (exit strategy) untuk mengonversi kepemilikan saham mereka menjadi tunai sebelum status perusahaan benar-benar dicabut dan menjadi perusahaan tertutup (private company).

"Perusahaan tercatat yang telah diputuskan delisting tetap memiliki kewajiban sebagai perusahaan tercatat sampai dilakukannya efektif delisting sebagaimana ditetapkan oleh bursa," tulis pernyataan resmi BEI. Otoritas menegaskan bahwa kewajiban finansial maupun administrasi kepada bursa tetap berlaku penuh hingga proses transisi selesai.

Sritex dan 17 Saham Lainnya Bakal Delisting, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Daftar Lengkap 18 Emiten yang Akan Didepak

Berikut adalah rincian perusahaan yang masuk dalam daftar penghapusan pencatatan:

Kelompok 1: Emiten Berstatus Pailit

PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) – Raksasa Tekstil Sritex

PT Cowell Development Tbk (COWL)

PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)

PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)

PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)

PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)

PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)

Kelompok 2: Emiten Suspensi Lebih dari 50 Bulan

PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)

PT Sugih Energy Tbk (SUGI)

PT Northcliff Citra Indonesia Tbk (SKYB)

PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)

PT Onix Capital Tbk (OCAP)

PT Polaris Investama Tbk (PLAS)

PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)

PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)

PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)

PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)

PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)

Timeline Penting Menuju 10 November 2026

Proses penghapusan pencatatan ini akan mengikuti linimasa yang sangat ketat agar berjalan tertib:

  • 10 Mei 2026: Batas akhir penyampaian rencana dan keterbukaan informasi mengenai aksi buyback.
  • 11 Mei – 9 November 2026: Periode pelaksanaan pembelian kembali saham milik publik.
  • 10 November 2026: Status emiten sebagai perusahaan tercatat resmi dicabut dari Bursa Efek Indonesia.

Langkah pembersihan ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum di pasar modal Indonesia dan mendorong emiten lain untuk lebih disiplin dalam menjaga keterbukaan informasi serta kinerja perusahaan demi kepentingan para pemegang saham.

Gak Pakai Ribet! Bayar UTBK SNBT Sekarang Bisa Langsung dari Aplikasi BRImo




Bacot-Banget.blogspot.com - Musim seleksi masuk perguruan tinggi selalu menjadi momen krusial yang penuh tantangan bagi jutaan calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Memahami tingginya tekanan dan urgensi dalam proses pendaftaran, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) hadir membawa solusi digital melalui aplikasi super (super app) BRImo. Kini, pembayaran biaya pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) dapat dilakukan secara instan langsung dari genggaman tangan.

Inovasi ini memastikan para pejuang kampus tidak lagi perlu membuang waktu berharga untuk mencari kantor cabang bank atau mengantre panjang di mesin ATM. Hanya dengan beberapa klik di ponsel, proses administrasi tuntas, dan peserta bisa kembali fokus pada persiapan belajar.

Ilustrasi pembayaran UTBK SNBT lewat BRImo. Foto: BRI

Mendukung Ambisi Generasi Z Lewat Transformasi Digital

Direktur Information Technology BRI, Saladin D. Effendi, menegaskan bahwa penyediaan fitur pembayaran UTBK SNBT di BRImo adalah wujud nyata dukungan perseroan terhadap dunia pendidikan dan inklusi keuangan generasi muda (Gen Z).

“BRI berkomitmen menghadirkan layanan yang relevan dengan dinamika kehidupan masyarakat saat ini. Melalui BRImo, kami ingin memastikan proses administratif tidak lagi menjadi kendala bagi calon mahasiswa. Dengan transaksi yang praktis, cepat, dan aman, mereka dapat lebih tenang dan optimal dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian,” ungkap Saladin.

Keunggulan utama BRImo terletak pada antarmuka (user interface) yang ramah pengguna serta sistem keamanan berlapis, termasuk penggunaan biometrik dan PIN, yang menjamin setiap transaksi terlindungi dengan standar enkripsi tinggi.

Bukan Sekadar Pindah Tidur: Lapangan Kerja Adalah Kunci

Panduan Praktis: Cara Bayar UTBK SNBT Via BRImo

Bagi para peserta yang ingin memanfaatkan fitur ini, berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk menyelesaikan pembayaran:

Akses Aplikasi: Buka aplikasi BRImo dan lakukan login (bisa menggunakan Fingerprint atau Face ID).

Pilih Menu Utama: Pada halaman awal, cari dan pilih menu BRIVA.

Input Data: Masukkan nomor Kode Bayar atau nomor BRIVA yang telah Anda dapatkan saat melakukan pendaftaran di portal resmi SNPMB.

Verifikasi: Periksa kembali detail tagihan yang muncul di layar. Pastikan nama peserta dan nominal pembayaran sudah sesuai.

Eksekusi: Klik tombol Bayar, lalu masukkan PIN BRImo Anda untuk otentikasi.

Simpan Bukti: Transaksi berhasil! Segera simpan atau screenshot bukti pembayaran digital Anda sebagai dokumen pendukung pendaftaran.

Performa BRImo: Kepercayaan Jutaan Pengguna

Kemudahan yang ditawarkan BRImo bukan sekadar jargon. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan performa aplikasi yang sangat impresif. Hingga akhir Desember 2025, jumlah pengguna BRImo telah menembus angka 45,9 juta user, atau melonjak sebesar 18,9% dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year).

Tak hanya jumlah pengguna, volume transaksi pun mencatatkan angka fantastis. Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi yang diproses melalui BRImo mencapai Rp7.076,9 triliun, tumbuh 26,4% YoY. Angka ini menjadi indikator kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin mengandalkan layanan digital BRI untuk memenuhi berbagai kebutuhan finansial, mulai dari kebutuhan harian hingga urusan pendidikan.

Menatap Masa Depan Bersama BRI

Ke depan, BRI berkomitmen untuk terus memperkaya fitur-fitur di dalam BRImo agar tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi dan gaya hidup digital. Bagi BRI, mendukung kelancaran pembayaran UTBK SNBT hanyalah satu langkah kecil dalam perjalanan besar membantu generasi muda meraih masa depan gemilang melalui pendidikan tinggi.

Dengan layanan yang serba digital, cepat, dan terintegrasi, BRImo kini bukan lagi sekadar aplikasi perbankan, melainkan mitra terpercaya dalam setiap fase kehidupan masyarakat Indonesia.

Ringkasan Manfaat Bayar UTBK Via BRImo:

Efisiensi Waktu: Bayar kapan saja (24/7) tanpa perlu keluar rumah.

Keamanan Terjamin: Dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis tingkat tinggi.

Dokumentasi Digital: Bukti bayar tersimpan rapi dalam bentuk riwayat transaksi dan bisa diunduh kapan pun.

Mendukung Kelancaran: Mengurangi risiko keterlambatan pembayaran yang bisa membatalkan status pendaftaran ujian.


Persempit Ruang Gerak Rokok Ilegal, Kemenkeu Tambah Layer Tarif Cukai Mei 2026


Reformasi Cukai 2026: Pemerintah Tambah Layer Tarif demi Berantas Rokok Ilegal

Bacot-Banget.blogspot.com - Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan rencana strategis untuk melakukan perombakan pada struktur tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) atau cukai rokok. Kebijakan yang diproyeksikan mulai berlaku pada Mei 2026 ini akan memperkenalkan penambahan lapisan (layer) tarif baru guna menciptakan sistem perpajakan yang lebih adaptif dan kompetitif.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar upaya mengejar target fiskal, melainkan sebuah instrumen ganda: mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus memberikan pukulan telak bagi peredaran rokok ilegal yang kian mengkhawatirkan.

Misi Menarik Pelaku Usaha ke Jalur Legal

Dalam keterangannya, Menteri Purbaya mengungkapkan bahwa proposal penambahan layer cukai ini telah rampung disusun secara matang dan akan segera memasuki tahap pembahasan intensif bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Fokus utama dari kebijakan ini adalah untuk memberikan "ruang bernapas" bagi para pelaku usaha kecil yang selama ini beroperasi di jalur gelap agar bersedia bermigrasi ke ekosistem industri yang legal.

Dengan adanya penambahan lapisan tarif, pemerintah berupaya menciptakan skema pembayaran cukai yang lebih proporsional. Langkah ini diharapkan mampu merangkul pelaku usaha rokok ilegal untuk mulai memenuhi kewajiban mereka sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga kontribusi sektor hasil tembakau terhadap pendapatan nasional bisa meningkat secara organik.

Struktur Cukai Rokok Berubah Mei 2026, Kemenkeu Fokus pada Optimalisasi Penerimaan


Ultimatum Keras bagi Pelaku Rokok Ilegal

Pemerintah tidak hanya menawarkan insentif berupa legalitas, tetapi juga menyiapkan sanksi yang tegas bagi mereka yang menolak patuh. Menteri Purbaya memberikan peringatan keras kepada para pengusaha nakal yang masih membandel.

“Nanti mereka kami kasih kesempatan untuk main di pasar yang legal. Kalau tidak mau, kami tutup,” tegas Purbaya di hadapan awak media.

Meski demikian, Kementerian Keuangan masih enggan memberikan angka pasti terkait target tambahan penerimaan negara dari kebijakan ini. Pemerintah memilih untuk bersikap konservatif dan menunggu data nyata pasca-implementasi.

“Kalau itu betul-betul besar seperti yang diklaim orang, itu tentu kontribusinya akan sangat signifikan. Tapi, saya tidak mau menebak-nebak dulu. Kami akan lihat seperti apa dampaknya setelah dijalankan selama sebulan atau dua bulan,” tambah sang Menteri.

Menyeimbangkan Penegakan Hukum dan Penyerapan Tenaga Kerja

Penyusunan regulasi ini dilakukan dengan sangat hati-hati melalui koordinasi lintas sektoral. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Kacaribu, menjelaskan bahwa kebijakan ini disusun dengan menempatkan pendekatan hukum sebagai pilar utama.

Namun, Febrio menggarisbawahi bahwa pemerintah tidak abai terhadap realitas sosial di lapangan. Sektor Industri Hasil Tembakau (IHT) merupakan sektor padat karya yang melibatkan jutaan tenaga kerja, mulai dari petani hingga buruh pabrik.

“Pemerintah mempertimbangkan keberlangsungan industri yang menyerap banyak tenaga kerja ini. Karena itu, kebijakan penambahan layer ini adalah peluang bagi pelaku usaha untuk tetap produktif secara legal dengan memenuhi kewajiban fiskal mereka,” ujar Febrio.


Kilas Balik Struktur Cukai Nasional

Langkah penambahan layer ini menandai dinamika baru dalam sejarah fiskal tembakau di tanah air. Sebagai catatan, Indonesia sebenarnya telah melakukan penyederhanaan (simplifikasi) struktur tarif cukai secara bertahap:

Tahun 2009: Struktur cukai memiliki 19 lapisan.

Tahun 2022: Berhasil dipangkas hingga tersisa 8 lapisan.

Tahun 2024: Diatur melalui PMK Nomor 97 Tahun 2024.

Keputusan untuk kembali menambah layer pada 2026 mendatang dilihat sebagai upaya evaluasi atas sistem yang ada saat ini. Pemerintah berharap sistem yang baru nanti akan menjadi instrumen yang lebih efektif dalam mengendalikan konsumsi, meminimalkan celah bagi rokok ilegal, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi sektor terkait di masa depan.

Menanti Kebijakan yang Menyeluruh

Ringkasan Perubahan Strategis:

Target Berlaku: Mei 2026.

Perubahan Teknis: Penambahan lapisan (layer) tarif baru.

Tujuan Fiskal: Optimalisasi penerimaan negara.

Tujuan Sosial: Menekan peredaran rokok ilegal dan menjaga lapangan kerja.

Status Regulasi: Proposal rampung dan siap diajukan ke DPR.


Prabowo Subianto Pamit dari Kursi Ketum PB IPSI: Titipkan Mimpi Olimpiade dan Pesan Kemurnian Pendekar



Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan pembukaan Munas XVI PB IPSI di Jakarta


Bacot-Banget.blogspot.com - Sebuah era kepemimpinan dalam dunia bela diri nasional segera berakhir. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memastikan bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk periode mendatang.


Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam suasana penuh haru sekaligus khidmat saat meresmikan pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) XVI PB IPSI di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Di hadapan para pengurus dan pendekar dari seluruh penjuru negeri, ia menyampaikan pesan perpisahan yang sarat akan makna pengabdian.



Permohonan Maaf dan Estafet Mimpi Olimpiade

Dalam pidatonya, Prabowo tidak hanya bicara soal suksesi kepemimpinan, tetapi juga melakukan refleksi mendalam atas capaian selama masa jabatannya. Salah satu poin yang paling ditekankannya adalah impian membawa pencak silat masuk ke ajang olahraga paling bergengsi di dunia, Olimpiade.

"Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya memohon maaf karena sejauh ini saya belum berhasil membawa pencak silat hingga ke panggung Olimpiade. Kita sudah terus berusaha keras," ungkap Prabowo dengan nada rendah hati.

Meski demikian, Prabowo tetap optimistis bahwa kegagalan tersebut hanyalah penundaan. Ia menaruh harapan besar pada sosok yang nantinya akan menggantikan posisinya di puncak organisasi.

"Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Saya sangat yakin akan hal itu. Namun perlu diingat, dengan jabatan ataupun tanpa jabatan, seorang pendekar tetaplah pendekar sampai nafas terakhirnya," sambungnya yang disambut tepuk tangan riuh para peserta Munas.

Mencari Nakhoda Terbaik untuk Tugas Berat

Mengingat tantangan yang semakin kompleks di masa depan, Prabowo meminta agar tim formatur dan anggota IPSI benar-benar selektif dalam memilih calon pemimpin baru. Ia mengingatkan bahwa menjadi Ketua Umum PB IPSI bukanlah soal gengsi, melainkan soal tanggung jawab besar membawa identitas bangsa ke level global.

"Saya tidak tahu apakah saudara-saudara sudah memiliki bayangan siapa yang akan dipilih sebagai pengganti saya. Namun, saran saya, cobalah cari calon yang terbaik. Seseorang yang benar-benar punya komitmen," tegasnya.


Prestasi Internasional dan Menjaga Kemurnian Ilmu

Di sisi lain, Prabowo memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi gemilang yang telah ditorehkan para atlet pencak silat Indonesia selama ini. Menurutnya, pencak silat telah berhasil mengharumkan nama bangsa di berbagai kompetisi internasional dan mendapatkan pengakuan dunia sebagai warisan budaya tak benda.

Namun, ada sebuah pesan filosofis yang ia selipkan di akhir pidatonya: jangan sampai ambisi mengejar Olimpiade merusak nilai-nilai luhur pencak silat itu sendiri.

"Perjalanan kita masih jauh. Kita berharap dan yakin pencak silat akan masuk Olimpiade, tapi kita tidak perlu juga terobsesi secara berlebihan. Kita harus tetap menjaga kemurnian dari pencak silat itu sendiri. Kalau ilmunya murni dan ilmunya kuat, pengakuan itu akan datang dengan sendirinya," tutur Prabowo.


Warisan Kepemimpinan Prabowo

Selama menjabat sebagai Ketua Umum IPSI, Prabowo dikenal sebagai sosok yang sangat loyal dalam pendanaan maupun diplomasi olahraga untuk pencak silat. Mundurnya beliau dari bursa pencalonan menandai dimulainya babak baru bagi IPSI untuk membuktikan bahwa olahraga asli Indonesia ini mampu mandiri dan terus melaju menuju target "Road to Olympic" yang selama ini diperjuangkan.

Munas XVI ini pun kini menjadi titik krusial untuk menentukan siapa sosok "pendekar" selanjutnya yang mampu meneruskan visi besar Prabowo Subianto di kancah dunia.

Poin-Poin Strategis Munas XVI PB IPSI:

Agenda Utama: Pemilihan Ketua Umum baru periode pasca-2026.

Fokus Utama: Internasionalisasi pencak silat dan target masuk Olimpiade.

Pesan Kunci: Menjaga kemurnian bela diri dan integritas seorang pendekar.


Asa dan Keraguan di Bantaran Rel Senen: Menanti Janji Hunian Layak di Tengah Impitan Ekonomi

Warga Bantaran Rel Senen

Bacot-Banget.blogspot.com - Deru mesin kereta api yang melintas saban menit telah menjadi musik latar bagi kehidupan warga di bantaran rel kawasan Senen selama puluhan tahun. Namun, keriuhan itu kini berganti dengan riuh rendah perbincangan mengenai rencana besar pemerintah: relokasi. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan (blusukan) Presiden Prabowo Subianto yang sempat menyaksikan langsung potret kemiskinan kota di jantung ibu kota tersebut.

Pemerintah menjanjikan pembangunan hunian baru yang lebih manusiawi. Namun, bagi warga yang telah menggantungkan hidup di antara rel besi dan gubuk kayu, rencana ini tak ubahnya pisau bermata dua—membawa harapan sekaligus kecemasan yang mendalam.

Gubuk Tua dan Mimpi Hidup Manusiawi

Kawasan bantaran rel Senen, yang secara administratif terbelah antara Kelurahan Kramat (Kecamatan Senen) dan Kelurahan Tanah Tinggi (Kecamatan Johar Baru), dikenal sebagai salah satu titik pemukiman padat penduduk yang paling memprihatinkan di Jakarta. Di sini, gubuk-gubuk tak layak huni berdiri berhimpitan, hanya sekadar untuk berteduh dari terik dan hujan.

Bagi Ibnu, salah satu warga yang telah menghuni kawasan itu sejak kecil, pindah ke hunian yang layak adalah impian terbesar. Kabar bahwa pihak kelurahan mulai melakukan pendataan siapa saja yang berhak mendapatkan unit hunian sempat membuatnya semringah.

"Kalau memang semuanya dapat hunian yang pasti, tentu kami mau pindah," ujar Ibnu saat ditemui pada Sabtu (11/4/2026). Harapan itu semakin kuat setelah ada peringatan bahwa warga yang sudah direlokasi namun kembali ke bantaran rel akan ditindak tegas oleh Dinas Sosial.

Warga Bantaran Rel Senen


Teka-Teki Konstruksi dan Ketakutan Akan Biaya Sewa

Namun, harapan itu perlahan dibayangi keraguan. Ibnu mengaku mendengar desas-desus bahwa hunian relokasi yang akan dibangun tidak menggunakan tembok permanen, melainkan hanya berbahan papan dan atap seng. Informasi ini memicu tanda tanya besar di benak warga: apakah hunian baru itu benar-benar lebih baik dari gubuk yang mereka tempati sekarang?

"Katanya enggak pakai tembok, Bang. Pakai papan doang, atapnya seng. Kalau begitu, apa bedanya dengan di sini?" keluh Ibnu dengan nada sangsi.

Bukan hanya soal material bangunan, momok yang paling menakutkan bagi warga adalah soal biaya sewa. Berdasarkan informasi yang beredar, hunian tersebut memang digratiskan pada bulan-bulan awal. Namun, setelah masa promosi berakhir, warga diwajibkan membayar sewa bulanan. Bagi Ibnu yang sehari-hari mencari nafkah sebagai pengamen, aturan ini terasa seperti jerat baru.

"Pendapatan mengamen cuma cukup buat makan, itu pun sering kurang. Kalau harus menyisihkan uang buat sewa rumah, rasanya kami bakal makin tercekik," ungkapnya lirih.


Bukan Sekadar Pindah Tidur: Lapangan Kerja Adalah Kunci

Bagi warga bantaran rel, relokasi bukan sekadar memindahkan tempat tidur, melainkan soal keberlangsungan hidup. Ibnu menekankan bahwa hunian layak tanpa pekerjaan yang pasti hanya akan berakhir pada kegagalan. Ia pun menagih langkah konkret pemerintah untuk membuka lapangan pekerjaan, terutama bagi pemuda lokal yang memiliki KTP Jakarta.

Sebagai putra daerah, Ibnu memendam kekecewaan mendalam terhadap minimnya perhatian pemerintah setempat. Salah satu yang ia soroti adalah rekrutmen Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atau 'Pasukan Oranye'.

"Banyak posisi PPSU justru diisi orang dari luar Jakarta, padahal kami yang ber-KTP sini butuh kerja. Kasih kami kerjaan dulu, Bang. Kalau ada kerjaan, otomatis ada uang. Dari situ baru kami bisa memikirkan biaya tempat tinggal," tegasnya.


Menanti Kebijakan yang Menyeluruh

Kini, warga di perbatasan Kramat dan Tanah Tinggi itu hanya bisa menunggu. Mereka berharap kebijakan yang lahir pasca-blusukan Presiden Prabowo tidak hanya sekadar menggusur dan memindahkan, tetapi juga merangkul aspek kesejahteraan sosial.

Relokasi harus menjadi pintu gerbang menuju kehidupan yang lebih baik, bukan sekadar memindahkan kemiskinan dari satu titik ke titik lainnya. Tanpa adanya jaminan pekerjaan dan biaya hunian yang terjangkau, mimpi warga Senen untuk hidup layak mungkin akan terus menguap bersama asap lokomotif yang lewat setiap harinya.

Data Kawasan:

Lokasi: Bantaran Rel Senen (Kelurahan Kramat & Kelurahan Tanah Tinggi).

Target: Warga terdampak relokasi pasca-blusukan Presiden.

Masalah Utama: Kelayakan bangunan, biaya sewa, dan lapangan pekerjaan.

OTT KPK di Tulungagung: Dari Pejabat hingga Adik Bupati Masuk Radar Penangkapan

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Bacot-Banget.blogspot.com - Gelombang pemberantasan korupsi kembali mengguncang Jawa Timur. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengonfirmasi telah mengamankan politisi PDI Perjuangan sekaligus anggota DPRD Tulungagung, Jatmiko Dwi Seputro, dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berlangsung dramatis.

Penangkapan Jatmiko menjadi sorotan tajam lantaran ia merupakan adik kandung dari Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, yang juga ikut terjaring dalam operasi senyap tersebut. Keduanya kini telah diboyong ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kronologi Operasi Senyap di Tulungagung

Aksi tangkap tangan ini bermula pada Jumat (10/4/2026) sore. Tim penindakan KPK bergerak cepat di wilayah Tulungagung setelah menerima informasi akurat terkait dugaan transaksi suap. Dalam operasi tersebut, petugas dikabarkan berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Pasca-penangkapan, penyidik KPK tidak langsung membawa para pihak ke Jakarta. Sebanyak 18 orang, yang mayoritas terdiri dari pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tulungagung, menjalani pemeriksaan maraton di Mapolres Tulungagung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi.

Belasan Orang Diterbangkan ke Jakarta

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa setelah melalui pemeriksaan awal di daerah, sebanyak 13 orang diputuskan untuk dibawa ke Jakarta guna pendalaman materi perkara.

"Ketiga belas orang yang dibawa ke Jakarta terdiri atas bupati, 11 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, dan satu orang pihak lainnya," ungkap Budi kepada wartawan. Sosok "pihak lainnya" tersebut dikonfirmasi sebagai Jatmiko Dwi Seputro, anggota DPRD Tulungagung periode 2024–2029.

Rombongan tersebut diberangkatkan menggunakan bus menuju Bandara Internasional Juanda sebelum akhirnya diterbangkan ke markas besar KPK.

Sikap Partai dan Status Hukum

Penangkapan Jatmiko memicu reaksi dari internal partai. Erma, perwakilan pihak terkait, menyatakan bahwa pihaknya saat ini hanya bisa memantau dan menghormati langkah hukum yang diambil oleh lembaga antirasuah tersebut.

"Iya, sementara kami menghormati dan mencermati proses di KPK," ujar Erma (11/4). Ia menambahkan bahwa partai masih menunggu kepastian dari penyidik mengenai status hukum Jatmiko, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau hanya sebagai saksi dalam konstruksi perkara ini.

Hingga saat ini, peran spesifik Jatmiko dalam kasus suap yang menyeret kakak kandungnya tersebut masih menjadi teka-teki. KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Dugaan Suap di Lingkungan Pemkab

Kasus ini menambah panjang daftar kepala daerah yang terjerat masalah hukum di penghujung masa jabatan atau di tengah masa aktifnya. Fokus penyelidikan saat ini diduga kuat mengarah pada praktik suap terkait proyek infrastruktur atau perizinan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Publik kini menunggu keterangan resmi dari pimpinan KPK dalam konferensi pers yang dijadwalkan akan digelar dalam waktu dekat untuk mengungkap secara detail konstruksi perkara, identitas tersangka, serta total uang suap yang berhasil disita dalam operasi ini.

Poin-Poin Penting dalam Perkara:

Waktu Kejadian: Jumat, 10 April 2026.

Barang Bukti: Uang suap senilai ratusan juta rupiah.

Pihak Utama: Bupati Tulungagung (Gatut Sunu Wibowo) dan Anggota DPRD (Jatmiko Dwi Seputro).

Lokasi Pemeriksaan Awal: Mapolres Tulungagung.