![]() |
| Presiden Prabowo Subianto (Biro Pers Sekretariat Presiden) |
Bacot-Banget.blogspot.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersiap melakukan lawatan diplomatik penting ke Rusia pada pekan ini. Kunjungan kerja ini menjadi sorotan utama mengingat agenda yang diusung berkaitan erat dengan posisi strategis Indonesia di kancah internasional, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
Kabar mengenai keberangkatan orang nomor satu di Indonesia tersebut dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono. Saat ditemui di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada Sabtu (11/4/2026), Menlu Sugiono memastikan bahwa persiapan keberangkatan telah dimatangkan.
"Berangkat minggu ini, dalam minggu ini," ujar Sugiono secara singkat kepada awak media.
![]() |
| Presiden Prabowo Subianto |
Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik Dunia
Pertemuan puncak antara Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin dijadwalkan menjadi agenda utama dalam kunjungan tersebut. Menurut Sugiono, diskusi kedua pemimpin negara tersebut akan menyentuh poin-poin krusial yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan stabilitas nasional.
"Salah satu yang beliau bicarakan itu karena ini merupakan sesuatu yang sifatnya strategis bagi bangsa Indonesia. Beliau akan bertemu dengan Presiden Putin dan membahas mengenai geopolitik dunia, serta situasi energi global," tambah Sugiono.
Persoalan energi memang menjadi isu sensitif bagi Indonesia di tengah fluktuasi harga pasar dunia. Langkah Prabowo untuk berdialog langsung dengan Rusia—salah satu produsen energi terbesar dunia—dilihat sebagai langkah taktis untuk mengamankan ketahanan energi nasional.
Konfirmasi dari Istana Kepresidenan
Sebelumnya, rencana kunjungan ini telah diembuskan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Meski belum memberikan detail rincian teknis per hari, Teddy mengonfirmasi bahwa rencana kunjungan ke Rusia sudah masuk dalam agenda kepresidenan.
"Ya, ada rencana demikian. Untuk kepastian rinciannya, nanti Kementerian Luar Negeri yang akan menyampaikan secara resmi," ujar Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (10/4/2026).


0 Comments
Posting Komentar